fbpx
Select Language

Artikel

Mei 21, 2024

Tips Padu Padan Warna Furnitur dengan Warna Keramik

Share with

Padu padan warna keramik dan furnitur membutuhkan perhatian khusus. Tidak boleh asal-asalan, setiap warna harus dipilih dengan hati-hati untuk menciptakan kesinambungan visual antara lantai, dinding, dan furnitur. Dengan demikian, kamu bisa mencapai harmonisasi sempurna untuk tema interior maupun eksterior serta mencapai konsep arsitektur bangunan yang ingin didapatkan.

Kesulitan untuk memilih kombinasi warna yang tepat? Coba simak tips berikut ini! 

Cermati undertone warna keramik lantai atau dinding

Roman_dBatur_Charcoal_30x30

Lantai dBatur Charcoal 30×30 cm (Roman Floor Tiles)

Kamu dapat menentukan warna furnitur berdasarkan undertone warna keramik lantai ataupun dinding. Dilihat dari warna keramik lantai atau dinding, warna furnitur sebaiknya memiliki undertone yang senada. Misalnya warna keramik dengan cool tone seperti abu-abu akan cocok dengan furnitur yang memiliki cool tone seperti abu-abu muda, biru, ungu, dan hijau.

Sedikit catatan saat memilih berdasarkan warna keramik dinding, hindari memilih furnitur dengan warna yang mirip atau sama persis. Hal tersebut akan menyebabkan furnitur tidak tampil menonjol di dalam ruang.

Pilih konsep, saling melengkapi atau kontras?

Roman_Sandstone_Cream_40x40

Sandstone Cream 40×40 cm (Roman Floor Tiles)

Saling melengkapi atau kontras adalah 2 konsep yang paling sering digunakan saat mencocokkan warna furnitur dengan warna keramik lantai atau dinding. Kamu bisa pilih sesuai selera.

Konsep yang saling melengkapi akan memberikan kesan yang lebih seragam dan rapi. Misalnya keramik motif kayu pada dinding atau lantai dengan warna cokelat tua, akan cantik dipadukan dengan furnitur berwarna cokelat muda atau beige.

Baca juga: 4 Tips Ciptakan Interior Gaya Modern Vintage

Sedangkan konsep kontras, mampu menciptakan kesan yang lebih berani dan dinamis. Konsep ini juga mampu menjadikan furnitur tampil atraktif. Misalnya warna keramik lantai dan dinding warna putih, dicocokan dengan warna furnitur cokelat atau hitam.

Warna furnitur lebih terang dari lantai?

Lantai dTimber Brown 50×50 cm (Roman Floor Tiles)

Beberapa orang kerap mempertanyakan, apakah warna furnitur harus lebih terang atau gelap dari warna keramik lantai? Secara umum, warna furnitur sebaiknya sedikit lebih terang dari warna keramik lantai.  

Namun, keputusan yang satu ini pada akhirnya kembali lagi ke selera masing-masing. Kamu tetap bisa menggunakan warna furnitur yang lebih gelap dari warna keramik lantai. Terutama jika kamu memiliki furnitur yang desainnya unik dan direncanakan jadi scene stealer. Bahkan boleh jadi warna-warna furnitur justru kontras dengan warna finishing bangunannya (lantai dan dinding).

Furnitur warna silver dipasangkan dengan keramik warna gelap

Roman_dLorenzo_Dark_30x60R

Dinding dLorenzo Dark 30×60 cm (Roman Rectificado Wall Tiles)

Furnitur yang memiliki warna silver atau terbuat dari bahan stainless, biasanya memancarkan kilau yang memberi kesan elegan. Kilau tersebut bisa meredup, bahkan jadi kelihatan kusam apabila salah dipadukan dengan warna keramik lantai maupun dinding.

Baca juga: 5 Tips Mendesain Kamar Ala Hotel di Hunian Minimalis

Furnitur warna silver ini idealnya dipasangkan dengan keramik berwarna gelap. Kemudian, perhatikan pula finishing dari keramik yang dipilih, akan lebih serasi jika permukaannya matt. Sebab penggunaan warna keramik gelap dengan finishing glossy dengan furnitur warna silver yang berkilau akan membuat tampilan interior terlalu silau.

Padu padan furnitur kayu dengan keramik motif kayu

Roman_dAcacia_Brown_34x39

Lantai dAcacia Brown 34×39 cm (Roman Hexagonal Tiles)

Jika kamu memiliki lantai atau dinding yang dilapisi dengan keramik motif kayu, maka sah-sah saja untuk menggunakan furnitur dari kayu juga. Namun, tetap perhatikan warna dari masing-masing elemen tersebut.

Cara terbaik untuk mencocokkan warna furnitur kayu dengan warna keramik motif kayu adalah dengan melihat undertone masing-masing. Elemen-elemen tersebut harus memiliki undertone yang sama. Misalnya, furnitur kayu mahogani akan cocok dengan keramik motif kayu yang warnanya terinspirasi dari cherry wood. Keduanya memiliki undertone yang hangat.

Apabila kamu sudah berhasil mencocokkan warna furnitur dengan warna keramik lantai maupun dinding, tugas selanjutnya adalah mengatur pencahayaan agar tampilan akhirnya semakin memukau. Selamat berkreasi!

Do you want more informations?
Send us a message!

Please wait...