Pemasangan tile on tile merupakan salah satu metode pemasangan granit dan keramik di atas lantai lama yang sudah ada sebelumnya, tanpa perlu melakukan pembongkaran. Cara ini menjadi solusi tepat bagi para pemilik bangunan yang ingin melakukan renovasi lantai dengan cara yang praktis dan tetap rapi.
Dengan metode pemasangan keramik di atas keramik, prosesnya dapat dilakukan dengan lebih cepat. Namun, perlu dilihat juga bahwa kondisi lantai lama harus rata dan tidak pecah agar lantai baru bisa menempel sempurna. Cara ini bisa menjadi solusi tepat untuk mengembalikan keindahan ruangan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar.
Baca Juga: Cegah Lantai Granit Popping dengan Gunakan Adhesive yang Tepat

Pemasangan tile on tile atau yang sering dikenal keramik di atas keramik, awalnya merupakan metode yang sering diterapkan pada bangunan bersejarah untuk mempertahankan keindahan struktur dan lantai aslinya.
Seiring berjalannya waktu, metode ini sering dijadikan solusi untuk memperbaiki area lantai yang sudah kusam tanpa harus dibongkar ulang. Namun, teknik ini memerlukan perekat khusus dengan kualitas terbaik agar keramik atau granit bisa menempel sempurna.

Agar mendapatkan hasil yang sempurna, ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika ingin melakukan metode pemasangan keramik di atas keramik, mulai dari persiapan hingga pemasangan.
Tahap pertama ini sangat penting diperhatikan karena akan sangat mempengaruhi hasil akhir pemasangan lantai baru. Pastikan konstruksi lantai lama tidak mengalami retak atau terangkat agar tampilan dan posisi ubin baru lebih proporsional.
Perhatikan pula kebersihan dari lantai lama, usahakan jangan ada noda seperti lumut atau jamur yang menempel karena bisa terus berkembang dan dapat merusak ubin yang dipasang di atasnya. Untuk melakukan pembersihan, sebaiknya gunakan cairan pembersih khusus dan bantuan sikat agar hasilnya bisa lebih maksimal.
Baca Juga: Cara Ampuh Membersihkan Lantai dan Dinding Keramik
Sebelum memasang lantai baru, pastikan permukaan lama berada di posisi yang sama dan merata. Untuk mengatasi lantai yang tidak merata, penggunaan plester atau bahan pengisi khusus bisa jadi solusi yang tepat.
Penggunaan perekat khusus untuk pemasangan keramik di atas keramik menjadi kunci utama agar lantai baru bisa terpasang dan merekat sempurna. Hal ini nantinya akan meminimalisir terjadinya kendala seperti ubin pecah ataupun bergeser.
Salah satu rekomendasi yang tepat untuk kebutuhan tersebut adalah menggunakan perekat dari Mortar utama yaitu MU-480 RenoFix. Mortar ini dirancang khusus untuk pemasangan tile on tile yang minim debu sehingga hasil akhir lebih bersih dan maksimal.
Dalam metode pemasangan keramik di atas keramik perlu memperhatikan posisi pemasangan. Pastikan posisi pemasangan lantai baru bersilangan dengan arah nat lantai yang lama.
Tahap selanjutnya dapat melakukan pengisian nat. Hal ini penting dilakukan untuk menahan penyusutan secara efektif. Nat juga berfungsi sebagai perekat yang mengikat ubin satu dengan yang lain sehingga tidak bergeser.
Itu dia tips dan cara pemasangan dengan metode tile on tile. Nah, untuk yang ingin mencari pelapis lantai dengan kualitas yang tepat, kamu bisa mengunjungi website Roman.co.id atau langsung datang ke showroom House of Roman yang sudah tersebar di kota-kota besar di Indonesia.