Select Language

Artikel

September 30, 2026

Panduan Pilih Anti Slip Granit yang Tepat, P0-P5 Pilih yang Mana?

Share with

Tingkatan granit anti slip sering luput dari perhatian saat memilih material lantai, padahal risiko terpeleset adalah salah satu penyebab kecelakaan yang paling umum terjadi di rumah, terutama di area basah seperti kamar mandi dan area sekitar kolam renang. Banyak orang hanya berpatokan pada motif dan warna, tanpa menyadari ada standar teknis yang bisa dijadikan acuan.

Standar tersebut dikenal dengan istilah Pendulum Test Value atau PTV, sebuah metode pengujian yang mengukur seberapa besar daya cengkeram permukaan granit saat terkena gesekan, khususnya dalam kondisi basah. Hasil pengujian ini kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa tingkatan yang lebih mudah dipahami, mulai dari P0 hingga P5.

Memahami tingkatan ini akan sangat membantu menentukan granit yang tepat untuk setiap area di rumah, sesuai risiko basah dan tingkat aktivitas di ruang tersebut.

Baca Juga: Tips Memilih Ubin Granit Area Outdoor

Mengenal Sistem R-Rating dan P-Rating pada Granit

pendulum test anti slip

R-rating berasal dari standar Jerman DIN 51130, diukur lewat metode ramp test. Dalam pengujian ini, seorang penguji mengenakan sepatu khusus dan berjalan di atas permukaan granit yang dilumuri minyak, sementara kemiringan permukaan tersebut dinaikkan secara bertahap hingga penguji mulai tergelincir. 

Sudut kemiringan saat tergelincir itulah yang menentukan klasifikasinya, mulai dari R9 dengan sudut sekitar 6 hingga 10 derajat sebagai tingkat paling rendah, hingga R13 dengan sudut di atas 35 derajat sebagai tingkat tertinggi.

Sementara itu, P-rating diukur lewat metode pendulum test atau Pendulum Test Value (PTV), yaitu dengan mengayunkan alat berujung karet ke permukaan granit dalam kondisi basah untuk mensimulasikan gesekan alas kaki maupun kaki telanjang saat melangkah. Hasil pengukuran ini kemudian dikelompokkan mulai dari P0 sebagai tingkat paling berisiko, hingga P5 sebagai tingkat paling aman.

Perbedaan utama keduanya terletak pada metode pengujian dan kondisi yang disimulasikan. R-rating lebih umum digunakan di kawasan Eropa dan cocok menggambarkan kondisi berminyak seperti dapur industri, sementara P-rating lebih banyak dipakai untuk menggambarkan kondisi basah sehari-hari seperti kamar mandi atau area sekitar kolam renang. 

Pada produk granit seperti RomanGranit, sistem P-rating adalah standar yang lebih umum dicantumkan pada spesifikasi produk, sehingga pembahasan berikut akan berfokus pada sistem tersebut.

Mengenal Tingkat Granit Anti Slip dan Area Penggunaannya

RomanGranit_dHelsinki_Avorio_RG80x80
Lantai: ROMAN XTRA dHelsinki Avorio 80×80 cm

Semakin tinggi angka P, semakin rendah risiko tergelincir pada permukaan granit tersebut. P0 memiliki risiko yang sangat tinggi dan hanya direkomendasikan untuk aplikasi dinding, bukan lantai. P1 dan P2 memiliki risiko tinggi hingga sangat tinggi, cocok digunakan untuk area kering di dalam ruangan seperti lobi bangunan, pusat perbelanjaan, atau koridor yang jarang terkena air.

P3 mulai masuk kategori risiko sedang, ideal untuk area yang sesekali terkena air seperti koridor semi terbuka, food court, kamar mandi, toilet, hingga area parkir mobil. Naik satu tingkat, P4 punya risiko rendah dan cocok untuk area basah seperti dapur yang sering terkena cipratan air, area sekitar kolam renang, dan tangga yang berisiko basah. 

Sementara P5 adalah tingkat granit anti slip paling aman dengan risiko sangat rendah, direkomendasikan untuk area yang sangat basah dan berminyak seperti tangga dan ramp di sekitar kolam renang, maupun dapur komersial dengan traffic tinggi.

Cara Memilih Anti Slip yang Tepat Sesuai Area Rumah

lantai outdoor
Lantai: Roman Hard Rock dVesuvio 60×60 cm

Untuk ruang tamu, kamar tidur, atau area indoor lain yang cenderung kering, granit dengan tingkat P1 hingga P2 sudah lebih dari cukup karena risiko basah di area tersebut relatif rendah. Beralih ke kamar mandi, toilet, atau carport yang sesekali terkena air hujan maupun cipratan, pilihan P3 jadi rekomendasi yang seimbang antara kenyamanan dan keamanan.

Untuk area yang benar-benar sering basah seperti dapur, teras terbuka, atau tangga menuju taman, granit dengan tingkat P4 akan memberi rasa aman yang lebih maksimal. Sementara untuk area di sekitar kolam renang, terutama bagian tangga dan ramp yang paling licin saat basah, tingkat P5 adalah pilihan paling tepat karena dirancang khusus untuk kondisi ekstrim seperti itu.

Baca Juga: Cegah Lantai Granit Popping dengan Gunakan Adhesive yang Tepat

Pemilihan perekat juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Untuk ukuran lantai maksimal 80×80 bisa menggunakan MU-400 GranitFix LowDust. Sedangkan untuk penggunaan tiles dengan ukuran besar mulai dari 120 cm bisa menggunakan MU-485 PowerFix.

Kedua perekat ini menjadi pilihan tepat karena bisa digunakan untuk area indoor maupun outdoor. Dengan adhesive dari Mortar Utama ini kamu bisa mendapatkan durabilitas tinggi, tahan lama dan minim perawatan.

Memilih tingkat anti slip yang sesuai bukan sekadar soal mengikuti standar teknis, tapi soal memastikan setiap anggota keluarga, termasuk anak-anak dan lansia, bisa beraktivitas dengan lebih aman di rumah.

ROMAN dan Quadra kini telah bersinergi menjadi satu kesatuan integrated tile solution, menghadirkan pilihan material yang jauh lebih lengkap untuk berbagai kebutuhan ruang. Mulai dari ukuran mozaik lewat Roman moZaik, granit dalam berbagai ukuran dari RomanGranit, hingga sintered stone slab berukuran besar dari Quadra yang bisa mencapai 320×160 cm, semuanya kini bisa kamu dapatkan dalam satu solusi terpadu yang aman dan sesuai kebutuhan tiap area rumah.

Masih ragu memilih tingkat anti slip yang tepat untuk rumahmu? Kunjungi showroom House of Roman terdekat atau konsultasikan langsung lewat roman.co.id.

Do you want more informations?
Send us a message!

Please wait...