fbpx
Select Language

Berita

Agustus 14, 2023
Kegiatan

Evolusi Teknologi Ubin Granit dan Keramik dari Masa ke Masa

Share with

General Manager PT Satya Langgeng Sentosa (Roman) Jimin Suman berbagi kisah tentang evolusi teknologi di industri ubin granit dan keramik. Hal tersebut disampaikannya dalam acara bedah buku “Panduan Membangun Rumah Seri Lantai & Dinding” yang diadakan oleh Depo Bangunan Serpong, pada Sabtu 5 Agustus 2023.

Ubin granit dan keramik adalah produk yang memberikan sentuhan akhir pada rumah yang akan bertahan selama bertahun-tahun.  Sebagai bagian yang terlihat oleh mata, estetika menjadi faktor yang sangat penting. Terutama pada produk keramik dinding karena terpasang di eye level penggunanya, maka tampilan produknya harus menarik.

Soal estetika, dia menyoroti perubahan tren desain dari waktu ke waktu. Salah satunya, gaya minimalis yang kini populer dengan tampilan clean dan warna cenderung polos seperti putih dan abu-abu. “Pengalaman saya 20 tahun lalu trennya krem, sekarang terbalik grey yang lebih populer. Permintaan warna beige masih ada tapi kalah populer dengan grey,” kata Jimin.

Selain estetika, aspek fungsional juga harus diperhatikan oleh produsen. Di industri keramik dan granit, aspek teknisnya mengacu pada standar internasional ISO 13006. Standar yang dibuat di setiap negara, misalnya SNI di Indonesia mengacu pada standar tersebut.

Di dalam ISO 13006 terdapat berbagai kriteria yang harus dipenuhi seperti kekuatan, ketahanan terhadap abrasi, reaksi terhadap bahan kimia dan sebagainya. Kualitas produk ubin granit dan ubin keramik ditentukan oleh sejauh mana produsen dapat memenuhi kriteria-kriteria tersebut atau bahkan lebih tinggi.

“Pada saat mencari material, orang akan mencari ada atau tidak material yang sesuai dengan konsep yang ingin dicapai. Ini tantangannya bagi produsen untuk menyediakan produk sesuai tuntutan pasar,” kata Jimin.

Evolusi teknologi memainkan peran penting dalam perubahan desain ubin keramik dan granit. Pada awalnya, keramik dan granit hanya memiliki tampilan polos. Namun, seiring berjalannya waktu, teknik dekorasi seperti lukisan tangan mulai digunakan, diikuti oleh teknik flat printing atau sablon. Selanjutnya, teknologi rotary printing memungkinkan desain random yang lebih alami.

Sedangkan teknologi terbaru adalah digital printing, di mana proses dekorasi dilakukan di komputer dan diinstruksikan langsung ke mesin cetak. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi percetakan secara umum. Keunggulan digital printing adalah kemampuannya untuk mencetak atau mendekorasi permukaan yang tidak rata atau berstruktur (emboss).

perkembangan granit dan keramik
General Manager PT Satya Langgeng Sentosa (Roman) Jimin Suman (urutan ke-2 dari kiri) berfoto dengan para pembicara lain dan manajemen Depo Bangunan.

Jimin juga menyoroti pandemi COVID-19 telah mendorong inovasi dalam industri ini. Roman sebagai produsen ubin granit dan keramik merespons dengan mengembangkan produk anti bakterial yang dapat membunuh kuman secara aktif. Ini adalah contoh bagaimana industri terus berinovasi untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pasar yang baru.

Dari segi ukuran, keramik juga telah berevolusi menjadi ukuran yang lebih besar seperti 20×20, 30×30, dan 20×25 cm. Ukuran ini terus berkembang hingga mencapai 40×40 cm, 50×50 cm, 25×33 cm, 20×40 cm, dan 33×50 cm, menyesuaikan dengan preferensi masyarakat.

Bahkan kini ada teknologi compactor yang mampu menghasilkan lempengan batu buatan (sintered stone) berukuran sangat besar, mencapai panjang 3,2 meter. Dalam persepsi pasar terkini, semakin besar produknya, semakin tinggi value-nya. Produk ini bisa mensubstitusi batu marmer. Bahkan mungkin lebih baik karena tampilannya seperti batuan marmer tapi secara terknis lebih baik, lebih kuat, lebih padat, tidak berpori dan tidak bercak.

Sementara itu, Presiden Direktur Depo Bangunan Kambiyanto Kettin menyampaikan penerbitan buku  “Panduan Membangun Rumah Seri Lantai & Dinding” bertujuan untuk memperkenalkan luasnya bahan bangunan untuk lantai dan dinding. Dia memberikan apresiasi kepada para produsen ubin granit dan keramik seperti Roman yang terus berinovasi. Sekadar informasi, Depo Bangunan merupakan salah satu supermarket bahan bangunan yang bekerja sama dalam penjualan produk-produk ubin keramik dan granit Roman. 

buku lantai keramik dan granit

Selain Jimin dan Kambiyanto, ada tiga pembicara lain dalam acara ini, yakni Julio Julianto (Arsitek), Cosmaz D. Gozali (Arsitek) dan Mas Dian (Ahli Feng Shui). Acara bedah buku ini dihadiri oleh puluhan peserta yang berasal dari kalangan pelaku industri di bidang material bangunan, mahasiswa dan masyarakat umum.

Do you want more informations?
Send us a message!

Please wait...